Rabu, 02 Maret 2016

D17(2)

Pantaskah Memilih, Surga atau Neraka ?



Ya Allah,
Maaf aku sibuk
Aku memang takut neraka,
Tetapi aku kesulitan mencari waktu untuk mengerjakan amalan yang dapat menjauhkanku dari neraka-Mu
Aku memang berharap surga,
Tetapi aku hampir tak punya waktu untuk mencari bekal menuju surga-Mu

Hari ini, berapa jam yang kita gunakan untuk mengingat Allah ?
Berapa penghasilan atau uang jajan  yang kita gunakan untuk  sedekah ?
Tak sadar di hadapan Allah seolah-olah kita adalah orang yang tersibuk
Padahal, seluruh hidup kita seharusnya persembahkan hanya untuk mengabdi kepada-Nya

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepadaKu” (QS. Adz-Dzariyat:56)

Setiap sholat kita mengucapkan
“Innasholatii wa nusuuki wa mahyaya wa mamaati lillahirobbil’alamiin”
Yang artinya
“Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku, hanya milik Allah, Tuhan semesta alam.”
 Akan tetapi apa yang kita lakukan adalah mengingkarinya

Setiap kali HP berdering, kita selalu bergegas menghampirinya
Tetapi kala adzan berkumandang untuk menyeru umat muslim untuk melaksanakan sholat, dengan berani kita menundanya
Allah Maha Adil, tetapi kenapa kita tidak adil terhadap-Nya ?
Masih pantaskah mengharap surga ?
Shalihah,
Dengarlah ketika panggilan Allah dikumandangkan muadzin
Seolah Allah berkata “Wahai hamba-Ku, berhentilah dari rutinitas kerjamu. Istirahatlah sejenak dari kesibukanmu. Sholatlah dan sambutlah kemenangan. Sholat dan raihlah kesuksesan”

Setiap orang mengaku takut neraka, tetapi tindakan-tindakan kita seolah meminta untuk dimasukkan dalam neraka
Setiap orang megaku menginginkan surga, tetapi tindakan-tindakan kita justru menjauhkan diri dari surga
Betapa banyak orang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafan tengah ditenun

“Semua umatku akan masuk surga kecuali yang enggan memasukinya. Siapa yang mentaatiku akan memasuki surga, dan siapa yang mendurhakaiku maka dialah yang enggan masuk surga.” (H.R. Bukhari)

Teguhkanlah hati untuk melakukan sedikitnya hal yang bermanfaat untuk akhirat^^

Selasa, 01 Maret 2016

D16(2)

Allah – Semua karena-Nya




Dia hanyalah muslimah biasa,
Tak sesempurna yang kalian sangka
Hijab longgar yang menutupi tubuhnya,
Bukanlah sebuah pertanda bahwa ia sholeha
Dia dan kalian juga sama
Seorang manusia yang tak lepas dari dari khilaf dan dosa

Terkadang muslimah itu juga jatuh
Terkadang ia pun menyimpang jauh
Tapi banyak yang sangka,
Muslimah itu baik orangnya
Muslimah itu baik dalam ilmu agamanya
Muslimah itu alim orangnya
Muslimah itu kuat imannya
Dan muslimah itu calon bidadari surga

Sedih kan jika dikatakan seperti itu ?
Padahal hakikatnya diri belum seperti itu
Kadang sholat masih menunda-nunda
Tilawah entah kemana
Lisan kadang tak mampu dijaga
Pandangan juga kadang masih tergoda
Kadang dia juga paling lemah dalam menghadapi ujian yang ada

Tapi Allah..
Allah yang membuat dia kuat
Allah yang menutup aibnya
Andaikan dosa itu diperlihatkan,
Mungkin tak kan ada satupun orang yang mau mendekat
Percayalah,
Dia kuat karena Allah
Dia terlihat baik karena Allah
Ilmu yang dia punya juga dari Allah
Allah yang sudah memberikan itu semua
Allah yang sudah memberikan cahaya di hatinya
Tapi hakikatnya dia tetap sama,
Manusia biasa yang penuh dosa
Tapi dia berusaha agar menjadi wanita sholeha

Aamiin..^^

Minggu, 28 Februari 2016

D15(2)

Allah – Sang Pengindah Masa Depan



Manusia, makhluk yang sering lalai , lagi berlumur dosa, sering tak sadarkan diri, hingga kadang perlu dididik oleh rasa sakit sebagai tamparan tuk dijadikan pelajaran di kemudian hari.
Apa yang kita rencanakan besok, belum tentu dapat kita laksanakan
Tapi apa yang telah terjadi hari ini merupakan ketetapan yang telah disetujui Tuhan
Barangkali apa yang terjadi hari ini merupakan sebuah jawaban do’a yang pernah kita panjatkan di hari kemarin,
Senantiasa berprasangka baik pada Allah, akhlak mulia.

Aku banyak belajar tentang hari ini
Bahwa semua peristiwa yang pernah ku alami pada akhirnya akan terbingkai menjadi masa lalu
Yang kemudian ku tutup rapat dalam arsip kenangan
Kini aku mengerti bahwa kadang Dia mencintaiku dengan cara yang tak pernah kuduga
Seringkali ku terima dalam belum ketidaksukaan,
Kini aku paham bahwa ketidaksukaanku hanyalah bagian dari ketidaktahuanku
Aku sangat percaya bahwa yang Maha Bijaksana sedang mempersiapkan skenario indah tentang jalan hidupku,
Yang lebih indah dari sekedar inginku,
Lebih indah dari sekedar khayalku,
Lebih penting lagi pasti lebih baik bagi kehidupan dunia dan akhiratku
Aku hanya perlu menyusuri jalan yang tengah Dia hamparkan,
Menelisik makna dari setiap kemelut yang Dia  ujikan untukku,
Melatih kesabaran dan berusaha ikhlas
Karena Dia sedang menantikanku untuk menjalin hubungan baik lagi – hubungan baik antara aku dan Sang Pemilik alam semesta
Kini aku kembali, kembali pada-Mu
Aku sudah siap untuk memulai semua dari awal lagi
Tak akan aku menyerah,
Tak mau aku kalah,
Tak mau diri ini gugur,
Aku akan berjuang, sampai akhir

Karena ku tahu hanya Engkau yang mampu mengindahkan masa depan^^

D14(2)

Allah – It was Love



Jika kamu pikir cinta adalah perasaan, tumbuh karena ada daya tarik artinya kamu belum benar-benar memahami hakikat cinta
Jika kamu berpikir bahwa cinta bisa patah, bahkan cinta bisa menghilang,
Lalu bagaimana bisa mengerti cinta Allah ???

Hakikatnya, kita tidak benar-benar mengerti apa makna cinta sesungguhnya,
Sampai kita paham cinta Allah, yang mengalir untuk kita, tiada henti
Dia menciptakanmu, menganugerahkan akal pikiran, memberi ilmu, nikmat tiada henti
Menjagamu , mengampuni dosa-dosamu , dan mengasihimu

Dia memberimu ujian sebagai kebaikan untukmu, membuatmu dekat denganNya lagi kau setelah menjauh
Melihatmu berbuat dosa, mengampuni saat kau pinta
Dia tersenyum padamu, takkan kau temui Dia lelah mendengar segala keluh kesahmu, selalu peduli
Dia ijinkan kau berdoa, membuatmu kembali
Maka ingatlah berapa kali kau berpaling dari-Nya, dari peringatan-Nya
Namun tak pernah sekalipun Dia berpaling darimu

It was Love

Berapa sering kau tidak mematuhi-Nya, namun tak pernah sekalipun Dia menahan rezeki-Nya, mencukupi kebutuhan
Berapa kali kau meminta pada-Nya dan Dia tidak pernah meminta apapun dari ciptaan-Nya – Maha Kaya
Allah, yang membutuhkan kuasaNya adalah kita

Lalu bagaimana mungkin kita mengklaim paham hakikat cinta, mengaku sedang mencinta sedang kita belum mengerti besarnya cinta Sang Pencipta ?

Renungan untuk kita
Buat kamu yang dengan mudah mengatakan cinta kepada yang bukan mahram,
Bagi kamu yang sedang fanatik cinta idola dunia
Kalem yuk ahh..

Diasaat remaja seumuranmu disibukkan dengan perasaan cinta tanpa tuntunan syariat, yang kamu tahu hanya bagaimana memahami cinta Allah dan menjaganya ^^

Sabtu, 27 Februari 2016

D13(2)

Kau Berbeda - Melebihinya


\
Assalamu'alaikum Sahabat Fillah..


Pernahkah kita membeda-bedakan diri kita dengan orang lain ?
Sejenak renungan bagi kita semua

Allah ‘Azza Wa Jalla Maha Penyusun skenario hidup kita
Allah menyusun skenario dengan alur cerita yang masing-masing berbeda
Setiap manusia mempunyai jalan hidup yang tak sama
Setiap manusia mempunyai cerita dan pengalaman hidup yang berwarna
Setiap manusia diberikan hidayah dengan beragam cara
Setiap manusia menjemput hidayahnya pun dengan berbagai cerita
Allah berfirman :
“Sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.” (QS. Al-Lail:4)

Jangan bandingkan hidupmu dengan hidupnya
Jangan ingin seperti dia tapi belajar banyaklah darinya
Kau berbeda, kau dapat melebihinya
Masalahmu dan masalahnya sama besar
Semua tergantung kemampuan untuk bersyukur dan menyelesaikannya

Allah Ta’ala berfirman :
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya...” (QS. Al-Baqarah:286)

Ayolah...
Bangkit untuk menjadi diri sendiri
Aku bukan dia,, Dia bukan aku
Jangan samakan cerita hidup mu dengannya
Karena Allah menciptakan skenario tersendiri bagi setiap umat
Jangan ingin kalah darinya dalam urusan akhirat

Allah Ta’ala berfirman :
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri,  janganlah kamu terputus asa dari rahmat Allah.” (QS. Az-Zumar:53)

Be Yourself,

Keep Hamasah wa Istiqomah^^ 

Jumat, 26 Februari 2016

D12(2)

Hijab – Identitasku



muslimah sudah seharusnya berhijab
Hijab merupakan identitas bagi wanita muslimah
Sekarang ini banyak wanita mengaku dirinya muslim, namun enggan berhijab
Banyak alasan-alasan pembelaan diri dari segi ini
“Belum siap ahh”
“Kalau berhijab mah,, hatinya dulu diperbaiki baru luarannya”
“Buat apa berhijab ? Toh nanti sikapnya tidak sesuai dengan yang dikenakan”
“Berhijab ? Tidak mau ah.. panas”
“Malu ahh, nanti terlihat seperti ibu-ibu”

Astaghfirullah...
Naudzubillah...

Sadarkah kita ?
Bahwa perkataan-perkataan seperti itu menentang perintah Allah ?
Berhijab tidak ada kata tidak siap,
Berhijab tidak ada kata tapi,
Berhijab tidak ada kata nanti
Mau tidak mau harus mau
Ini W A J I B !!!

Berhijab tidak harus hati dulu yang diperbaiki, namun berhijab memperbaiki kecantikan luar dalam
Wanita berhijab memang belum tentu baik, tapi wanita baik sudah pasti berhijab

Panas ???

Lebih panas dengan api neraka ???

Seperti ibu-ibu ???

Memang setiap wanita akan menjadi ibu, memakai hijab tidak mengurangi kecantikan, namun semakin menambah kecantikan dengan pancaran keimanan

Allah SWT berfirman :
“Wahai Muhammad, katakanlah kepada kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulur jilbabnya ke seluruh tubuh mereka,” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena mereka tidak diganggu, dan Allah  adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS. Al-Ahzaab:59)

Mari kita sama-sama memperbaiki diri, mulailah menutup aurat, menjaga hati, memperbaiki akhlak dan abaikan perkataan mereka yang menurunkan iman

Keep Istiqomah, Sahabat Fillah


We are H I J R A H because Allah Ta’ala^^

Kamis, 25 Februari 2016

D11(2)

Haruskah ber- Make Up ?


Sumber Gambar : @HijabAlila

Banyak orang berdalil bahwa Allah mencintai keindahan, agar mereka dihalalkan untuk ber-make up
Lalu bagaimana dengan firman-firman Allah yang jelas melarang berhiasnya wanita saat keluar rumah ?
Diabaikan ?
Allah mencintai keindahan,
Dan Allah melarang kita berhias di depan yang bukan mahram
Lalu bagaimana ?
Keindahan apa yang dimaksud ?

Baju yang bagus,
Bukan berarti harus memakai baju yang indah dari segala macam warna dan motif cantik
Cukup dengan baju yang bersih, rapi, layak dipakai dan dilihat

Aroma badan yang tidak bau,
Bukan berarti harus memakai parfum,
Cukup dengan rajin bersihkan badan, mengganti baju jika sudah tercium aroma tidak sedap, makan makanan yang sehat agar aroma badan pun jadi wangi sehat

Wajah yang bersih,
Bukan didumpel oleh foundation dan kawan-kawannya yang tidak ada bedanya dengan topeng
Cukup dengan rajin cuci wajah, rawat wajah agar sehat dan bersih, wudhu sesering mungkin, bangun pagi, wajahpun sehat bersih

Wajah yang tidak pucat,
Bukan berarti boleh memakai pemerah pipi atau lipstik yang aduhai merona
Cukup dengan konsumsi air putih yang banyak, asupan vitamin yang cukup, murah senyum kepada sesama pun sangat berpengaruh

Kuku yang putih,
Bukan mesti harus pakai kutek,
Cukup potong kuku jika sudah panjang tidak dibiarkan kuku penuh dengan kotoran hitam

Kebersihan gigi dan mulut,
Bukan berarti harus mengikir gigi yang jelas haramnya
Cukup sikat gigi lebih afdol dengan siwak, jaga makanan yang masuk, jangan makan makanan yang aromanya tidak sedap jika hendak berinteraksi dengan orang lain

Jangan lagi berdalih dengan nama Allah untuk melakukan hal yang justru Allah benci

Shalihah, saat kamu bersih saat itulah kamu terlihat indah ^^